• Kamis, 7 Juli 2022

Pernah Mengalami DeJa Vu? Ini Dari Sudut Pandang Islam Mengenai Fenomena Tersebut

- Rabu, 6 April 2022 | 10:20 WIB
[Ilustrasi] Di kalangan masyarakat, Déjà Vu diyakini bahwa kita sedang mengingat pengalaman yang pernah terjadi di kehidupan masa lalu. (Pixabay/andreas160578)
[Ilustrasi] Di kalangan masyarakat, Déjà Vu diyakini bahwa kita sedang mengingat pengalaman yang pernah terjadi di kehidupan masa lalu. (Pixabay/andreas160578)

InspiratioMedia.com - Dalam ilmu Psikologi Deja Vu dikenal sebagai suatu peristiwa di mana seseorang mengalami suatu kejadian yang dirasa pernah dialami sebelumnya. Deja Vu dalam bahasa Perancis secara etimologi berarti “pernah dilihat”.

Lalu bagaimana tanggapan Islam terkait peristiwa ini?. Dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada tanggal 23 April 2020, Buya Yahya menjelaskan terkait De Javu ini.

Dalam video tersebut, ada seseorang yang bertanya mengenai pandangan Islam terhadap Deja Vu kepada Buya Yahya, sekaligus mengkonfirmasi bahwa apakah Deja Vu itu dialami setiap orang di alam arwah dahulu.

“Kejadian yang dialami oleh manusia itu banyak sekali, baik yang disadari maupun tidak disadari. Ada kejadian yang dialami di alam nyata secara sadar, ada juga yang dialami di alam mimpi bahkan bisa jadi dialami di alam khayalan saja,” jawab Buya Yahya dalam video yang dikutip hari ini Rabu, 6 April 2022.

Baca Juga: Gorengan Tidak Disarankan Untuk Menu Berbuka Puasa, Ini Penjelasannya

Menurutnya khayalan manusia bisa saja tanpa sadar dirasakan olehnya seperti kenyataan.

Beliau memberi perumpamaan semisal ada seorang anak yang berkhayal ingin mondok di Pondok Pesantren Al-Bahjah, yang kemudian dia datang kesana dan akhirnya dia merasa seperti pernah kesana sebelumnya.

“Adapun anggapan bahwa ini terjadi di alam arwah itu berbeda tidak seperti ini, karena alam arwah itu alam sebelum alam dunia dan tidak akan ada yang ingat kejadian di alam arwah” jelas Buya Yahya.

Lebih lanjut beliau memaparkan tentang aktivitas para arwah di alam arwah dahulu, yaitu saling berkumpul dan bersapaan satu sama lain.

Halaman:

Editor: Lisnawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X