• Kamis, 11 Agustus 2022

Makanan Ini Berlabel Sehat Tapi Bisa Membuat Alergi Kamu Kambuh Loh, Apa Saja ?

- Senin, 20 September 2021 | 16:40 WIB
Ilustrasi -- Alergi Kulit. (Freepik)
Ilustrasi -- Alergi Kulit. (Freepik)

InspiratioMedia.com - Alergi makanan bisa terjadi karena sistem kekebalan dalam tubuh salah mengira kandungan yang ada dalam makanan sebagai zat yang berbahaya bagi tubuh. Hasilnya, tubuh akan memproduksi senyawa kimia bernama histamin sehingga muncul reaksi alergi.

Alergi adalah istilah yang merujuk pada reaksi abnormal yang dihasilkan tubuh dalam menanggapi sesuatu, mulai dari debu sampai obat-obatan tertentu. Seseorang yang mengalami alergi akan muncul gejala ruam dan gatal di kulit, demam, muntah hingga gangguan pencernaan. Salah satu alergi yang paling banyak terjadi disebabkan oleh makanan.

Reaksi alergi dapat muncul mulai dari beberapa menit hingga berjam-jam setelah makan dikonsumsi. Karena lumrah terjadi, umumnya orang-orang tidak akan dianggap alergi makanan sebagai suatu masalah yang pelik. Padahal, alergi sendiri dapat berbahaya bagi tubuh terutama bagi orang yang sangat tidak toleran terhadap kandungan tertentu. Kemungkinan terburuk yang dipicu oleh alergi adalah syok anafilaksis yang bahkan dapat menyebabkan kematian.

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang menimbulkan alergi :

1. Susu sapi

Susu adalah minuman yang menyehatkan karena kaya akan nutrisi, setidaknya itu pandangan umum yang berkembang di masyarakat. Faktanya, ada sebagian orang yang alergi terhadap susu sapi. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh mereka menganggap kalau kandungan protein dalam susu merupakan senyawa yang berbahaya. Orang-orang ini tidak dapat menikmati susu sapi, dan bila dipaksa justru akan memunculkan reaksi mual, muntah bahkan diare. Alternatif jika alergi pada susu sapi, bisa mencoba susu dengan bahan soya.

2. Telur

Makanan berikutnya yang banyak menimbulkan alergi adalah telur. Hampir sama seperti susu, hal yang menyebabkan telur dapat memicu alergi adalah karena kandungan proteinnya yang tinggi. Biasanya alergi pada telur dapat terjadi pada bayi atau balita yang saluran pencernaannya belum berfungsi dengan optimal. Namun alergi telur juga banyak diwariskan sebagai penyakit turunan atau terjadi pada pengidap penyakit eksim, hay fever (alergi serbuk bunga) atau asma.

3. Kacang

Halaman:

Editor: Lisnawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X