• Sabtu, 1 Oktober 2022

Aturan Resmi Mudik Lebaran 2022, Apakah Wajib Vaksin Booster atau Cukup 2 Dosis Saja? Cek Disini

- Selasa, 5 April 2022 | 13:38 WIB
Berikut ini adalah tarif bus PO Haryanto untuk arus mudik hingga balik Lebaran 2022 rute Jakarta Wonogiri. (Ainul Gillang/Bantenraya.com)
Berikut ini adalah tarif bus PO Haryanto untuk arus mudik hingga balik Lebaran 2022 rute Jakarta Wonogiri. (Ainul Gillang/Bantenraya.com)


InspiratioMedia.com - Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 yang mengatur syarat dan aturan perjalanan dalam negeri termasuk mudik Lebaran 2022 menggunakan seluruh moda transportasi (kereta api, pesawat, kapal, kendaraan pribadi) tersebut berlaku mulai Sabtu, 2 April 2022.

Syarat dan aturan terbaru terkait mudik Lebaran 2022 disampaikan Satgas Covid-19 dalam Surat Edaran (SE) Nomor 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19.

Dalam SE tersebut, pelaku perjalanan diperbolehkan mudik tanpa harus menjalani tes antigen ataupun PCR, asalkan sudah menerima vaksin booster (dosis ketiga).

Sedangkan, mereka yang belum menerima vaksin booster, wajib menunjukkan hasil negatif tes antigen maupun PCR sebagai salah satu syarat perjalanan.

Baca Juga: Kabar Gembira Bagi Penggemar Preman Pensiun, Akan Ada Chapter Baru

Berikut ini syarat dan aturan terbaru naik moda transportasi umum maupun pribadi bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) termasuk mudik Lebaran 2022, seperti dikutip dari SE Satgas Covid-19 tersebut:

1. PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

2. PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

3. PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

4. PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan persyaratan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19

Halaman:

Editor: Lisnawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X